Kini 500 Tenaga Medis Bertugas di Pos Penyekatan Suramadu

Kini 500 Tenaga Medis Bertugas di Pos Penyekatan Suramadu

Kini 500 Tenaga Medis Bertugas di Pos Penyekatan Suramadu – Wali Kota Surabaya Eri Kahyadi akan menambah tenaga medis untuk melakukan rapid antigen test di Posko Jembatan Terisolasi Suramadu sisi Surabaya. Pada siang hari, tenaga medis yang bertugas di ruang isolasi dibagi menjadi tiga tim. 60 pekerja kebugaran bertugas di setiap shift. Ini berarti bahwa 180 staf medis dipanggil di bangsal isolasi per hari. Pemkot Surabaya juga menambah jumlah tenaga medis yang bertugas di ruang isolasi karena semakin banyak warga yang terpaksa melakukan rapid tes antigen. “Dari 60 orang per shift, saat ini kami memiliki shift hingga 100 orang,” kata Eri.

Selain menambah jumlah tenaga medis on call di setiap shift, Erie juga menambah jumlah shift di bangsal isolasi.

Kini 500 Tenaga Medis Bertugas di Pos Penyekatan Suramadu

hivresourcegroup – Staf medis perusahaan sekarang dibagi menjadi lima shift per hari. Jadi, kini jumlah tenaga medis yang bertugas per hari di ruang isolasi bertambah menjadi 500 orang. Menurutnya, penambahan staf mutlak diperlukan agar petugas fitnes tidak kewalahan saat menangani pasien. “Penambahan ini dihitung dengan cara yang sama untuk mencegah orang mengantri,” kata Eri.

Baca Juga : Waspadai Risiko Gangguan Kesehatan Usai Lebaran

Selain itu, Eri menegaskan bahwa kondisi ini merupakan saat bagi pemerintah daerah untuk bahu membahu, tidak saling menyalahkan dan mendukung. Karena itu, dia tidak keberatan jika Bupati Bangkalan membutuhkan dukungan, termasuk tenaga medis. Ia menegaskan siap mengirimkan tenaga fitnes ke Bangkalan. “Jika ternyata kita benar-benar memiliki lebih banyak tenaga medis, maka kita bisa pergi. Saling mendukung mutlak adalah bahwa Madura dan Surabaya tidak dapat dipisahkan. Untuk saat ini bantuannya berupa tenda dan antigen,” kata Erie.

Sementara itu, Febriya Rahmanita, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, mengatakan 500 pegawai disita dari 63 perwakilan Puskesmas Surabaya.

Baca Juga : Varian Covid-19 Delta Bikin Pasien Lebih Sakit lagi

Selain itu, tenaga medis dari RS Dr Mohamad Sovandi dan RS Bhakti Dharma Husad. “Kami menambahkan lebih banyak tabel. Memang, itu sudah menjadi tugas kita. Lebih baik tenaga kesehatan bekerja di depan rumah sakit dan tidak masuk rumah sakit, nanti tambah parah dan tenaga kesehatan juga tertular,” ujarnya. Februari. Ia berharap dengan penambahan staf ini, para petugas fitnes yang bertugas selalu menjaga daya tahan tubuh agar selalu melaksanakan tugasnya dengan semangat. “Ingatlah untuk meminum vitaminmu dan berbahagialah. Itu kuncinya,” kata Febria.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *