Sotrovimab yang Diklaim Cegah Kematian Covid?

Sotrovimab yang Diklaim Cegah Kematian Covid?

Sotrovimab yang Diklaim Cegah Kematian Covid? UEA mengizinkan pemakaian obat sotrovimab. Obat Covid-19 ini dikatakan sanggup menekan angka kematian pasien Covid-19.

Sotrovimab yang Diklaim Cegah Kematian Covid?

hivresourcegroup – Dokter Spesialis Paru dan Ketua Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Agus Dwi Susanto menyebutkan pemberian sotrovimab tidak dimaksudkan untuk menahan kematian terhadap pasien Covid-19.

Obat sotrovimab diberikan bersama dengan bersama dengan tujuan menahan memburuknya pasien COVID-19. Obat ini terhitung diberikan terhadap fase awal, bukan terhadap pasien yang sakit kritis.

Baca Juga : Mengenali Ciri-ciri Terpapar Oleh Virus Corona

Sotrovimab adalah obat tertentu yang dibikin untuk melindungi pasien Covid-19. Penelitian terhadap obat sotrovimab tetap tetap dikerjakan untuk paham khasiat, faedah dan dampak samping penggunaannya terhadap pasien Covid-19 tanpa gejala, ringan, sedang, berat, dan kritis.

Sejauh ini, pemberian untuk obat sotrovimab tertentu untuk pasien COVID-19 gampang sampai sedang. Sotrovimab diberikan bersama-sama bersama dengan suntikan 500 miligram intravena.

Sotrovimab adalah jenis antibodi monoklonal, protein buatan manusia yang menyontoh kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk melawan antigen beresiko layaknya virus. Sotrovimab dirancang untuk menahan SARS-CoV-2 memasuki tubuh manusia secara lebih luas.

Dengan diluncurkannya FDA, sotrovimab tidak menyatakan faedah dan khasiatnya terhadap pasien Covid-19 yang dirawat di tempat tinggal sakit dan pasien yang membutuhkan oksigen atau ventilator. Ada terhitung ketakutan bahwa pemberian antibodi monoklonal kepada pasien COVID-19 yang terlampau gawat sanggup miliki konsekuensi yang merugikan.

Baca Juga : Harga Obat-obatan Kian Mahal pada Tahun Ini

Namun, FDA sudah mengeluarkan Emergency Use Authorization (EUA) untuk obat sotrovimab terhadap pasien COVID-19 gampang sampai sedang.

Menurut lima organisasi profesi medis dalam suratnya kepada Dirjen Kesehatan dan Keselamatan Kerja berkaitan revisi protokol penyembuhan Covid-19, obat sotrovimab bukan pilihan terapi obat tambahan terhadap pasien COVID-19 gampang sampai sedang. .

Beberapa obat antibodi monoklonal lain yang sanggup jadi pilihan adalah Bamlanivimab, Casirivimab, Violibelimab, dan Regdanvimab. Namun, sebagian besar terapi obat tambahan ini tetap dalam uji klinis. Sotrovimab sendiri belum tersedia di Indonesia.

Penggunaan obat sotrovimab tetap dievaluasi oleh FDA. Sejauh ini tetap barangkali untuk menambahkan obat sotrovimab kepada orang dewasa dan anak-anak semuda 12 tahun. plus bersama dengan berat sedikitnya 40 kilogram.

Hingga selagi ini, baik Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) maupun FDA belum mengeluarkan obat untuk mengobati Covid-19. Beberapa obat yang selagi ini diberikan kepada pasien Covid-19 punya tujuan untuk menahan perburukan, bukan membunuh virus.