Waspadai Risiko Gangguan Kesehatan Usai Lebaran

Waspadai Risiko Gangguan Kesehatan Usai Lebaran

Waspadai Risiko Gangguan Kesehatan Usai Lebaran – Api Idul Fitri 1441 Hijriah telah berlalu. Namun, Anda harus mewaspadai potensi masalah kesehatan yang bisa muncul setelah pengambilan sumpah. Pasalnya, waktu Libya sering menjadi tempat makan berbagai hidangan. Selain itu, jajanan lebaran diidentikkan dengan makanan berlemak dan berkalori tinggi. Misalnya Kari dan Rendang. Memanaskan makanan ini dapat menyebabkan kadar garam lebih tinggi. Akibatnya, kolesterol dalam darah meningkat. Kolesterol dan lemak bisa berbahaya bagi kesehatan Anda. Oleh karena itu, Anda harus mewaspadai beberapa risiko gangguan kesehatan setelah mengucapkan sumpah. Berikut ini penjelasan tentang risiko penyakit tersebut. Diabetes Penyakit kronis ini ditandai dengan berkurangnya kerja tubuh selama produksi hormon insulin. Hormon insulin berperan dalam mengontrol jumlah gula darah atau glukosa yang dilepaskan ke dalam sel untuk diubah menjadi energi.

Waspadai Risiko Gangguan Kesehatan Usai Lebaran

Ketika tubuh kekurangan hormon insulin, sel-sel tubuh tidak dapat menyerap glukosa. Kadar gula juga meningkat dan dapat merusak organ tubuh lainnya. Untuk itu, bagi penderita diabetes, konsumsi makanan manis harus dikontrol. Misalnya, kue kering dan minuman manis. Obesitas Kondisi medis ini bisa terjadi ketika seseorang kelebihan berat badan atau gemuk. Kelebihan lemak dan berat badan ini dapat mempengaruhi kesehatan seseorang. Pada dasarnya, seseorang yang kelebihan berat badan didiagnosis jika mereka memiliki Indeks Massa Tubuh (BMI) atau Body Mass Index (BMI) yang tinggi. Perhatikan bahwa skor BMI normal adalah 18,5 hingga 25,0. Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan, termasuk sindrom metabolik, stroke, masalah jantung, radang sendi, dan beberapa jenis kanker.

hivresourcegroup – Kolesterol adalah zat lilin yang ditemukan dalam darah. Pada dasarnya, tubuh membutuhkan kolesterol untuk membangun sel-sel yang sehat. Namun, kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Selain itu, terlalu banyak kolesterol dapat memicu timbunan lemak di pembuluh darah. Akibatnya, aliran darah dalam tubuh terhambat. Oleh karena itu, agar kolesterol tidak naik setelah makan sahur yang khas, kombinasikan daging olahan dengan makanan yang mengandung serat dan vitamin, seperti sayuran segar dan buah-buahan. Tekanan Darah Tinggi Hipertensi atau hipertensi terjadi ketika tekanan darah tubuh mencapai 130/80 mmHg atau lebih. Ada beberapa pemicu tekanan darah tinggi, di antaranya santan dan makanan tinggi lemak.

Baca Juga : Kudus Menjadi Zona Merah Penyebaran Virus Corona

Kedua jenis makanan ini tabu bagi penderita tekanan darah tinggi. Ditambah lagi, makanan yang disajikan berulang-ulang bisa memicu kadar lemak kusam yang lebih tinggi. Batuk dan Sakit Tenggorokan Seseorang dapat mengalami batuk dan sakit tenggorokan jika mengonsumsi makanan berlemak secara teratur. Meski ternyata tidak berbahaya, penyakit ini tidak bisa diabaikan begitu saja. Nah, itulah lima penyakit yang berpotensi muncul pasca Lebaran. Anda sebenarnya tidak dilarang mengonsumsi makanan khas Lebaran, seperti opor dan rendang. Tapi ingat, jangan makan terlalu banyak. Selain itu, diimbangi dengan gerakan, agar mood tubuh selalu terjaga. Maka Anda perlu memeriksa kesegarannya secara berkala. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi dan mencegah Anda tertular penyakit tersebut setelah bersumpah. Anda dapat mengontrol diri sendiri dan mengontrol Prodia. Sebagai bagian dari Idul Fitri, Prodia menawarkan pengurangan biaya 20% untuk Paket Kontrol ProHealthy Mubarak dan Paket Kontrol Penanda Jantung PULS Prodia mulai 10 Mei hingga 30 Juni 2021.

Baca Juga : Beberapa Tips Puasa, Agar Kalian Kuat Untuk Melakukannya

Jenis kontrol dalam ProHealthy Mubarak meliputi hematologi lengkap, kolesterol total, kolesterol LDL langsung, kolesterol HDL, trigliserida, GOT, GPT, glukosa puasa, asam urat, urea, kreatinin, urin rutin dan HbA1c, Apo B, Cystin-CRP Semua Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui status darah, kolesterol, gula darah, asam urat, kondisi jantung dan ginjal. Sementara itu, penanda jantung Prodia PULS adalah tes yang dapat membantu seseorang mengidentifikasi risiko serangan jantung dalam lima tahun. lanjut bahkan tanpa tanda atau gejala. Berkat pemeriksaan ProHealthy Mubarak, mood tubuh Anda selalu terkendali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *